Pemasangan dan aplikasi papan partisi api

Papan partisi tahan api merupakan salah satu jenis material dinding yang sedang digemari dan dikembangkan secara intensif oleh berbagai negara di dunia. Hal ini dikarenakan papan partisi tahan api yang ringan memiliki banyak keunggulan, seperti mampu menahan beban, tahan api, tahan lembab, kedap suara, tahan panas, dan sebagainya. Keunggulan ini dapat ditemukan pada berbagai produk papan dinding dengan struktur yang berbeda-beda. Dalam sepuluh tahun terakhir, berbagai panel dinding partisi ringan GRC telah dikembangkan di industri konstruksi di negara-negara maju di Barat. Penggunaannya tidak hanya terbatas pada insulasi dinding luar bangunan, tetapi juga untuk insulasi dan kedap suara dinding partisi internal. Proporsi panel dinding luar komposit di Prancis mencapai 90% dari seluruh panel dinding luar prefabrikasi, 34% di Inggris, dan 40% di Amerika Serikat. Meskipun demikian, masih banyak orang yang belum memasang panel semacam ini.

Pemasangan panel partisi api sangat menarik. Mirip seperti rumah balok yang kita mainkan waktu kecil dulu. Terdapat alur cekung-cembung pada setiap balok. Anda dapat merancang cara pemasangannya sesuai dengan lokasi yang berbeda. Ada 4 jenis metode pemasangan di sini:

1. Pemasangan vertikal seluruh papan;

2. Peninggian sambungan pantat vertikal;

3. Penyambungan vertikal dengan papan horizontal;

4. Pemasangan horizontal semua jahitan yang tumpang tindih.

Aplikasi papan partisi api

1. Papan: Umumnya, direkomendasikan untuk menggunakan papan magnesium kaca dengan ketebalan 6 mm atau lebih sebagai papan dinding partisi.
2. Aksesoris: Pelat dengan ketebalan lebih dari 6mm dipasang pada lunas rangka, dan sekrup kepala countersunk 3.5200mm harus digunakan untuk pemasangan, kepala paku berada 0,5mm di bawah permukaan papan untuk memastikan permukaan yang halus.
3. Pemasangan: Saat memulai pemasangan, posisi lunas yang tepat harus ditandai. Jarak antara pusat lunas vertikal adalah 450-600 mm. Lunas tambahan harus dipasang pada sambungan dinding dan di kedua sisi pintu dan jendela. Jika tinggi dinding lebih dari 2440 mm, lunas penyangga harus dipasang pada sambungan pelat.
4. Jarak antar papan: Celah antar papan yang berdekatan adalah 4-6 mm, dan harus ada celah 5 mm antara papan dan lantai. Jarak tengah pemasangan sekrup adalah 150 mm, 10 mm dari tepi papan, dan 30 mm dari sudut papan.
5. Menggantung: Benda berat yang menggantung seperti kamar mandi atau dapur harus diperkuat dengan papan kayu atau lunas untuk menghindari kerusakan pada papan.
6. Perawatan sambungan: Saat pemasangan, buat celah 4-6 mm antara papan dan papan, campurkan dengan lem 107 atau lem super, olesi papan dan celah dengan spatula, lalu gunakan pita kertas atau pita gaya untuk menempel dan meratakan.
7. Dekorasi cat: dapat menggunakan cat semprot, cat oles atau cat gulung, namun saat mengecat harus mengacu pada petunjuk penggunaan cat.
8. Permukaan dekoratif ubin: Saat memasang di area basah seperti kamar mandi, toilet, dapur, ruang bawah tanah, dll., jarak antar ubin pada permukaan papan harus dipersingkat menjadi 400 mm. Harus ada sambungan ekspansi setiap tiga papan (sekitar 3,6 mm) pada dinding.

Informasi di atas terkait dengan pemasangan dan penerapan panel dinding partisi tahan api yang diperkenalkan oleh Fujian Fiber Cement Board Company. Artikel ini berasal dari goldenpower Group http://www.goldenpowerjc.com/. Mohon sebutkan sumbernya untuk dicetak ulang.


Waktu posting: 02-Des-2021